Latest Post

Ini Sebabnya Wanita Justru Tampak Paling Cantik Saat Usia 30 an.... Alasannya Buat Semua Wanita Merinding...!!!
Ini Sebabnya Wanita Justru Tampak Paling Cantik Saat Usia 30 an.... Alasannya Buat Semua Wanita Merinding...!!!

Masih berpikir usia belasan atau 20-an tahun sebagai saat di mana wajah dan penampilan terlihat paling cantik bagi wanita?

Nyatanya hasil survey yang dilakukan oleh berbagai pihak (majalah wanita, perawatan skincare, dll) menunjukkan bahwa usia 30-an justru menjadi waktu di mana wanita tampak paling cantik dan menarik. Bahkan dalam sebuah hadits dijelaskan bahwa para penghuni surga kelak di akhirat akan masuk surga dengan penampilan usia 30 atau 33 tahun. Mengapa demikian?


"Penduduk surga akan masuk surga dalam keadaan jurdan (tidak memiliki bulu rambut di badannya), murdan (tidak memiliki bulu rambut di dagunya), bercelak, di usia 30 atau 33 tahun." (HR. Ahmad 7933, Turmudzi 2545, Ibnu Abi Syaibah dalam Mushanaf 34006 dan dinilai hasan oleh Syuaib al-Arnauth).


Ibnul Qoyim menjelaskan rahasia usia 33 tahun, "Hikmah diberi usia 33 tahun sangat jelas, karena di usia itu merupakan puncak dan keadaan paling sempurna dalam merasakan kenikmatan. Karena di usia itu adalah usia kekuatan yang paling sempurna, segala organ kenikmatan berkembang. Dengan gabungan dua ini, diperoleh kesempurnaan kenikmatan dan kuat dalam menikmatinya." (Hady al-Arwah, 104).


Dari hasil survey, bisa diketahui beberapa hal yang membuat wanita tampak paling cantik di usia 30-an antara lain: Kematangan karakter, kepercayaan diri karena lebih banyak pengalaman, percaya diri, mampu hidup mandiri, karir meningkat di usia tersebut sehingga membuat wanita penuh daya pikat.

Jangan Sampai Anda Menyesal !!!... Berbaktilah Kepada Orang Tua, Selagi Mereka Masih Ada
Jangan Sampai Anda Menyesal !!!... Berbaktilah Kepada Orang Tua, Selagi Mereka Masih Ada

Ketika itu... Di sebuah masjid di perumahan elit kota bogor

"wan... Mau kemana... Gak makan makan dulu?"
"lain kali aja... Udah sore... Pulang dulu... Sampai ktemu lagi ya... Salam buat keluarga"

Saya lihat dia pergi tergesa gesa... Seseorang dari belakang saya berkata

"gak usah aneh rief... Dia itu shubuh dan sore biasa mandiin ibu nya semenjak terkena stroke.. Gantiin dan bersihin pampers kalo pup dan ngajak jalan jalan setiap pagi biar kena sinar matahari... Padahal dia kaya... Nyewa perawat juga bisa... Tapi dia gak mau... Malah dia urus sendiri semuanya... Dia gak pernah mau ambil job yg bikin dia harus nginap ninggalin rumah... Padahal proyek-proyek besar banyak yg perluin dia... Sabar banget dia."
Saya tersenyum..

Ilustrasi  Diantara sekian banyak orang yg lebih memilih memasukan orang tuanya ke panti jompo atau menyewa suster untuk merawat... Dia... Lebih memilih melakukannya sendiri... Bakti anak kepada orang tuanya...


"pernah gak ente tanya kenapa dia mau seperti itu?"

"pernah... Dia bilang... 9 bulan mengandung penuh beban, 2 thun menyusui penuh menahan banyak hal dan larangan... Mengorbankan masa mudanya untuk bersabar membesarkan saya, menahan amarah atas kejahilan saya, kesalahan saya, kebodohan saya, keisengan saya... Mengorbankan kebebasannya untuk menjaga saya... Memastikan perut saya terisi makanan dan tidur dengan pulas disaat sering beliau tidur dalam keadaan menahan lapar dan tal tidur menjaga saya dari gigitan nyamuk... Tak kenal lelah memperhatikan saya... Menasehati dan memperjuangkan hidup saya dengan mengesampingkan perasaan ingin menikmati kesenangan kesenangan pribadinya...

Lalu...
Anak macam apa saya kalau membiarkan ibu diurus oleh bukan anak yg dibela belanya dulu? Anak macam apa saya jika merasa berat mengurus ibu yg telah mati matian menyamankan dan mengamankan saya?

Anak macam apa saya jika membiarkan masa tuanya tanpa menerima kebaikan anaknya sebagaibalasan atas pengorbanan hidupnya?


Anak macam apa saya jika pekerjaan dan uang lebih saya pentingkan daripada mengurus orang tua yg sudah jelas jelas sangat berjasa atas kehidupan saya?



Saya tak ingin menyesal jika ibu saya meninggal disaat saya belum buktikan cinta dan rasa sayang serta bakti saya kepadanya"



Saya terdiam dan tak terasa air mata meleleh di pipi saya...
Teringat mama saya dan uban yg mulai memenuhi kepalanya..



Dari Saudara Arief Rakhmanto



Hikmah atau pelajaran apa yang bisa Anda ambil dari kisah ini?
Silahkan boleh tuliskan perasaannya di kolom komentar.



Apabila kisah ini dirasa bermanfaat, silahkan di share agar banyak orang lagi yang mendapatkan manfaat yang sama...


Via : aryginanjar.com

Masuk Surga Dengan Sedikit Amal. Mau???
Masuk Surga Dengan Sedikit Amal. Mau???

Masuk ke dalam surga bukanlah perkara yang mudah. Kita harus mempersiapkan banyak bekal, yakni amalan shaleh selama masih hidup. Untuk itu, kita harus tahu apa saja yang bisa dilakukan untuk menggapai surga Allah SWT. Sering kita mendengar bahwa masjid adalah rumah Allah. Di dalam masjid terdapat banyak keberkahan yang bisa kita dapatkan. Rasulullah pernah bersabda pada para sahabatnya bahwa sebentar lagi, mereka akan didatangi oleh seorang lelaki yang merupakan penghuni surga.


Selang beberapa saat, datanglah sosok sahabat mulia yang berasal dari kalangan Anshar, yakni Sa’ad bin Abi Waqqash ra. Keesokan harinya, Rasulullah SAW kembali menyampaikan hal yang sama dan kemudian muncullah sosok lelaki yang serupa pula. Peristiwa ini semakin membuat penasaran dari para sahabat karena sudah tiga kali Rasulullah menyatakan hal yang sama dan terjadi hal yang sama pula.

Setelah Rasulullah pergi dari masjid itu pada hari ketiga, kemudian sahabat Rasul bernama Abdullah bin Amr segera menghampiri sahabat mulia yang terus muncul selama tiga kali itu. Ia meminta izin untuk tinggal di rumah Sa’ad selama tiga hari karena sedang bertikai dengan sang ayah. Sa’ad pun mengizinkannya.

Selama tiga hari itulah, Abdullah mencoba memata-matai (positif) amalan agar masuk surga yang dilakukan oleh Sa’ad. Ia berjalan sangat hati-hati dan bersembunyi agar tidak ketahuan oleh Sa’ad.

Pada hari ketiga, ia begitu terkejut karena tidak menemukan apapun yang istimewa dari lelaki itu. Ibadahnya hanyalah sedikit dibandingkan dengan ibadah sahabat Rasul yang lain.

Karena rasa penasaran yang begitu besar membuatnya langsung bertanya pada Sa’ad bahwa sesungguhnya ia sedang tidak bertengkar dengan sang ayah. Ia menjelaskan jika tujuannya menginap di rumah Sa’ad karena Rasulullah pernah bersabda bahwa akan datang seorang lelaki ahli surga dan yang datang adalah Sa’ad. Hal ini terjadi hingga tiga hari berturut-turut.

Namun, meskipun ia sudah menginap selama tiga hari dirumahnya, tetap saja Abdullah tidak mendapatkan suatu amalan yang istimewa.

Dengan rendah hati, Sa’ad mengatakan memang itulah amalan yang ia lakukan. Setelah itu, Abdullah pamit dari rumahnya. Tapi kemudian, Sa’ad mengatakan bahwa ia tidak pernah berniat untuk melakukan kecurangan pada seorang Muslim pun. Ia tidak pernah merasa iri ataupun dengki pada siapa saja atas kebaikan yang diberikan Allah SWT pada orang lain.

Saat itulah, Abdullah menemukan jawaban atas rasa penasarannya selama ini. Amalan itulah yang mengantarkan Sa’ad pada martabat menjadi ahli surga. Ia juga mengatakan bahwa amalan agar masuk surga inilah yang tidak dapat dilakukan oleh mereka.

Berdasarkan kisah di atas, kita diajarkan untuk memiliki hati yang bersih. Meskipun hal ini tidak terlihat seperti amalan yang begitu besar, tapi lebih baik untuk memperbanyak bekal menuju surga. Allah tidak menyukai kecurangan maka hindarilah perbuatan tercela ini. Setiap orang pastinya tidak ingin dicurangi sehingga kita harus berperilaku demikian juga pada orang lain. Selain itu, nikmat dan karunia Allah datang pada orang dan waktu yang tepat. Allah lebih tahu apa yang kita butuhkan dan apa yang terbaik untuk kita. Oleh karena itu, jangan pernah iri terhadap apa yang dimiliki orang lain karena memang itu adalah haknya.



Rizki Melimpah Sederas Air Hujan, Inilah Rahasianya
Rizki Melimpah Sederas Air Hujan, Inilah Rahasianya

Kedua orang tua sangat mungkin menjadi orang paling berjasa dalam hidup kita sang anak. Oleh karena itu, wajar bila di antara rezekimu, ada rezeki orang tuamu. Sedikit percikan dari artikel di bawah ini mungkin bisa membuat kita ingat untuk berterima kasih kepada orang tua, lebih penting lagi jika mereka masih berada di dunia. Setidaknya kita masih memiliki kesempatan untuk membahagiakan mereka. 

Ada sebuah kisah tentang Ummu Hamid yang pulang dengan hati cemas. Ternyata hari itu merupakan hari jatuh tempo pembayaran cicilan tempat tinggalnya. Ummu Hamid tahu bahwa pendapatan ia dan suaminya sangat terbatas, mungkin tidak menyanggupi tagihan rumah mereka. Nominalnya sendiri adalah dua ratus ribu rupiah, tetapi untuk dia nominal ini tergolong sangat besar. Ia tak bisa mengambil biaya dari anggaran lain karena hal yang lain ini lebih penting dan mendesak.

Ummu Hamid menunggu suami sembari menelepon sang ibu. Ia memang sudah sering menelepon ibunya sejak kuliah. Saat menelepon, ternyata ia juga baru tahu bahwa dana bulanan untuk kedua orangtuanya juga belum ditunaikan. Memang selama ini dia ikut membayar pengeluaran air, listrik, dan keperluan orang tuanya lainnya. Akan tetapi Ummu Hamid merasa bahwa banyak pengeluaran tak terduga akhir-akhir ini. Tak lama kemudian Ummu Hamid sempat berpikir bahwa biar saudaranya saja yang menanggung, toh dia sudah berjasa selama ini. Setelah tahu bahwa pikiran itu salah, dia langsung mengucap istighfar dengan cepat. Setelah menelepon ibunya, tanpa pikir panjang lagi ia mentransfer sejumlah uang kepada sang ibu. Disinilah istilah jadikan orangtuamu raja maka rezekimu seperti raja terlihat. Saat kesulitan seperti ini pun, Ummu Hamid masih berpikir untuk memberi nominal lebih bagi sang ibu.



Usai mentransfer, Ummu Hamid mengecek saldo rekeningnya dan ia cukup sedih karena nilai saldo untuk membayar tagihan rumah semakin sedikit. Ia berpikir cukup lama untuk tahu bagaimana dia mampu membayar cicilan rumah tersebut. Di satu sisi, ia tak menyesal telah memenuhi kebutuhan sang ibu. Di sisi lain, tak mungkin ia tak membayar cicilan karena ia pasti akan kena denda yang nominalnya cukup signifikan.

Bahkan di saat ini pun Ummu Hamid hanya bisa bermimpi memiliki rumah pribadi bersama keluarganya. Dengan rasa gelisah ini pun dia segera melakukan wudhu. Ia memang merasa bahwa pelarian paling tepat adalah shalat dua rakaat kepada Yang Maha Penyayang Allah SWT. Seusai salam, suaminya pun tiba di rumah. Keinginannya langsung menggebu-gebu untuk melaporkan hal tersebut kepada suami, tetapi sesuai ekspektasi ternyata Ummu Hamid berhasil menahan keinginan tersebut. Ia tahu bahwa suaminya pasti lelah setelah seharian bekerja, ia tak ingin menambah beban suaminya itu.

Tak disangka, suaminya mendapat rezeki dari kantor tempat ia bekerja. Ternyata ada seseorang yang pernah melakukan pinjaman kepada suaminya namun baru saja melunasi nilai tersebut hari ini. Sekali lagi, jadikan orangtuamu raja maka rezeki Anda akan seperti raja. Ummu Hamid yang mendengar kabar gembira ini sontak berteriak Allahu Akbar. Bahkan ia juga lupa dengan pinjaman yang dilakukan oleh orang tersebut. Yang lebih mengejutkan lagi, saat dia membuka amplop, ternyata nominalnya persis 200 kali lipat dari yang telah ia transfer kepada sang ibu.

Singkat cerita, akhirnya ia bisa melunasi cicilan rumahnya dan memiliki rumah impiannya. Jadi, jangan pernah remehkan ridha orang tua. Rahasia kunci sukses rezeki manusia adalah manusia yang bisa memuliakan orangtuanya seperti raja. Semoga bisa menjadi percikan yang menghangatkan hati kita semua.



Sumber : kumpulanmisteri.com

Ternyata Inilah Diantara Alasan Janin Hasil Perzin4h4n Begitu Mudah Dilahirkan
Ternyata Inilah Diantara Alasan Janin Hasil Perzin4h4n Begitu Mudah Dilahirkan

Di era globalisasi seperti saat ini, pergaulan antara pria dan wanita seolah tidak ada batasan. Mengaku atas dasar cinta, keduanya mampu melakukan aktivitas fisik tanpa ikatan pernikahan. Salah satu akibat dari dosa ini adalah kehamilan.

Tidak hanya melalui pemberitaan media, kasus hamil diluar nikah ini sering kita temukan di lingkungan sekitar. Namun ada hal aneh yang terlihat pada wanita yang mengandung janin hasil perzinahan.

Mereka bisa melahirkan dimana saja tanpa bantuan orang lain, tidak terjadi perubahan signifikan pada tubuh, bahkan ditemukan dalam kondisi sudah melahirkan, tanpa ada yang tahu jika sebelumnya sedang hamil. Mengapa terjadi hal demikian? Ada kah rahasia Allah dibalik hal itu?

Kondisi seperti ini banyak ditemukan dalam sosial di lingkungan kita. Bahkan karena mudahnya dalam proses tersebut, ibu yang mengandung bayi hasil perzinahan tidak sayang membuang bayinya.

Tidak heran jika diantara kita sering berkata “Ada yang mudah mendapatkan anak, namun dibuang dan disia-siakan, ada juga yang begitu menginginkan anak namun begitu susah dalam prosesnya,”

Ternyata kemudahan tersebut bukan menjadi sebuah kenikmatan yang diberikan Allah kepada mereka yang mengandung janin hasil perzinahan. Namun itu merupakan bentuk siksa Allah kepada mereka. Mengapa demikian?

Wanita yang mengandung dari hasil pernikahan yang sah pasti akan mengalami sakit yang begitu menyiksa. Jangankan untuk melahirkan sendiri, bahkan keluarga pun tidak sanggup untuk membantunya. Harus ada dokter yang ahli membantu persalinan. Begitu pula dengan biaya yang dikeluarkan juga cukup banyak.

Namun Allah SWT menjanjikan pahala untuk setiap rasa sakit yang dirasakan sang ibu. Kesulitan yang dialami oleh ibu hamil, baik letih, sakit, gangguan kesehatan, kejiwaan, materi pada waktu yang banyak. Kesemuanya itu -insyaallah- ada pahala dan balasan yang dicatat untuk wanita hamil.

Seorang hamba muslim akan diberi pahala oleh Allah pada semua musibah yang menimpanya di dunia, hingga duri yang mengenainya, Allah akan hapuskan dosa-dosanya. Maka sakit yang saat melahirkan dan saat hamil, lebih agung dan lebih besar.

Lantas mengapa Allah SWT mempermudah proses persalinan wanita yang mengandung anak hasil perzinahan? Hal tersebut serta merta karena Allah SWT mencabut rasa kesusahan itu sehingga tidak mendapatkan pahala sebagaimana wanita-wanita lain yang bersusah payah ketika hamil hasil pernikahan yang sah.

Kemudian ketika melahirkan, mudah saja anak itu keluar. Maka, pahala sakit karena melahirkan anak itu telah diangkat darinya. Wanita biasa, pada keadaan begini harus dibantu oleh bidan yang terampil, itu pun susah dan sakit untuk melahirkan anak, tetapi wanita yang telah berzina tidak demikian adanya.

Setelah anak itu lahir, tidak jarang bayi itu dibunuh agar tidak meninggalkan jejak. Mengapa sampai begitu kejam? Karena perasaan kasih sayang sudah dicabut juga darinya. Allahualam bishawwab. 


semoga bermanfaat ~!



Sumber : https://islam-inspirasiku.blogspot.com/2016/10/ini-alasan-janin-hasil-perzinahan-mudah-dilahirkan.html

Waspadalah !!!....Diantara 12 Tempat Kesukaan Setan dan Jin Kafir. Ternyata Nomor 2 Ada di Dalam Rumah
Waspadalah !!!....Diantara 12 Tempat Kesukaan Setan dan Jin Kafir. Ternyata Nomor 2 Ada di Dalam Rumah

Di dalam hadits Rasulullah Terdapat 12 yang menjadi tempat kesukaan jin kafir dan syaitan, diantaranya :


1. Tempat peristirahatan unta.

Hadits Abdullah bin Mughaffal ra berkata, bersabda Rasulullah SAW bersabda yang artinya: “Shalatlah kalian di tempat peristirahatan (kandang) kambing & janganlah kalian shalat di tempat peristirahatan (kandang) unta karena sesungguhnya unta itu diciptakan dari syetan." (HR. Ahmad Ibnu Majah dan Ibnu Hibban).

Berkata Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah Rahimahullah sebagaimana yg disebutkan di dlm "Majmu Fatawa" (19/41) ketika menjelaskan tentang penyebab dilarangnya shalat di tempat peristirahatan Unta. Yang benar bahwa penyebab (dilarangnya shalat) di kamar mandi, tempat peristirahatan unta dan yang semisalnya adalah krna itu adalah tempat-tempat para setan.


2. Tempat buang air besar & kecil

Dalam hadits Zaid bin Arqam radiyallohu ‘anhu, dan selainnya yang diriwayatkan oleh dan selainnya bahwa Rasulullah SAW, bersabda yang artinya: “Sesungguhnya tempat-tempat buang hajat ini dihadiri (oleh para setan, pen), maka jika salah seorang dari kalian hendak masuk kamar mandi (WC), ucapkanlah "Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepadamu dari setan laki-laki dan setan perempuan." (Ahmad, Ibnu Majah,Ibnu Hibban, Al Hakim serta yang lainnya)

Demikian banyak orang yang terkena gangguan jin adalah di tempat-tempat buang hajat.


3. Lembah-lembah.

Sesungguhnya jin & setan ditemukan di lembah-lembah & tidak ditemukan di pegunungan. Berkata Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah Rahimahullah dalam "Majmu Fatawa" (19/33) : "Lembah-lembah adalah tempatnya kaum jin karena sesungguhnya mereka lebih banyak ditemukan di lembah-lembah daripada di dataran tinggi."


4. Tempat sampah & kotoran.

Berkata Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah Rahimahullah dlm "Majmu Fatawa"(19/41) : "(Setan) ditemukan di tempat-tempat bernajis seperti kamar mandi dan WC, tempat sampah, kotoran serta pekuburan."


5. Pekuburan.

Telah datang dari hadits Abu Said Al Khudri ra bahwa Rasulullah SAW bersabda yang artinya: "Permukaan bumi itu semuanya masjid (bisa dijadikan tempat untuk shalat, pen) kecuali pekuburan & kamar mandi." (HR. Ahmad, Abu Daud,Tirmidzi, Ibnu Hibban, Al Hakim serta yang lainnya).

Berkata Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah Rahimahullah sebagaimana yang disebutkan di dalam "Majmu Fatawa" (19/41) ketika berbicara tentang tempat-tempat jin: "Pada pekuburan itu terdapat sarana menuju kesyirikan sebagaimana pekuburan juga menjadi tempat mangkalnya para syaitan Lihat ucapan beliau sebelumnya.

Para syaitan menuntut orang yang hendak menjadi tukang sihir untuk selalu tinggal di pekuburan. Dan disanalah syaitan turun mendatanginya dan tukang sihir itu bolak balik ke tempat ini. Para syaitan menuntutnya untuk memakan sebagian orang-orang mati.

6. Tempat yang telah rusak & kosong.

Dari Tsauban ra berkata : Rasulullah SAW, berkata kepadaku : "Janganlah kamu tinggal di tempat yg jauh dari pemukiman karena tinggal di tempat yang jauh dari pemukiman itu seperti tinggal di kuburan." (Al Bukhari dalam "Al Adab Al Mufrad")

Hadits ini hasan. Berkata lebih dari satu ulama bahwa Al Kufuur adalah tempat yg jauh dari pemukiman manusia & hampir tidak ada seorang pun yg lewat di situ. Berkata Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah sebagaimana yang disebutkan dalam "Majmu Fatawa" (19/40-41) ketika berbicara tentang jin: "Oleh karena itu, (syaitan) banyak ditemukan di tempat yg telah rusak & kosong."

Baca Juga : HATI-HATI.....!!!!! Rumah kita ternyata ada setan....mengatasinya sederhana Begini Caranya


7. Lautan

Dalam hadits Jabir ra berkata: Rasulullah SAW bersabda yang artinya: "Sesungguhnya Iblis meletakkan singgasananya di atas lautan dalam riwayat lain di atas air dan kemudian dia pun mengutus pasukannya.” (HR. Muslim).

Dan juga datang dari hadits Abu Musa ra yang diriwayatkan oleh Ibnu Hibban dan yang lainnya dan hadits ini shahih. Sebagian ulama menyebutkan bahwa lautan yg dimaksud adalah samudera "Al Haadi" karena di sanalah tempat berkumpulnya semua benua.


8. Celah-celah di bukit.

Hadits Ibnu Sarjis radiyallohu‘anhu dia berkata: bersabda Rasulullah SAW: "Janganlah salah seorang diantara kalian kencing di lubang…" Mereka berkata kepada Qatadah: "Apa yg menyebabkan dibencinya kencing di lubang?", dia berkata : "Disebutkan bahwa itu adalah tempat tinggalnya jin". (HR: Ahmad,Abu Daud, An Nasaai, Al Hakim dan Al Baihaqi. Lebih dari satu ulama yang membenarkan bahwa Qatadah mendengar dari Abdullah bin Sarjis radiyallohu ‘anhu. Lihat kitab "Jami' At Tahshiil."

Hadits ini dishahihkan Al Walid Al Allamah Al Wadi'i dalam "Ash Shahih Al Musnad Mimma Laisa fii Ash Shahihain" (579).


9. Tempat-tempat kesyirikan, bid'ah & kemaksiatan

Syaitan ditemukan di tempat yg di dalamnya manusia melakukan kesyirikan, bid'ah & kemaksiatan. Tidaklah dilakukan kebid'ahan dan penyembahan kepada selain Allah Subhaanahu wat’ala, kecuali syaitan memiliki andil yang cukup besar di dalamnya & terhadap para pelakunya.


10. Rumah-rumah yg di dalamnya dilakukan kemaksiatan

Rasulullah SAW bersabda: "Sesungguhnya malaikat tidak masuk ke dalam rumah yg di dalamnya terdapat anjing & gambar." (HR. Al Bukhari dan Muslim dari hadits Abu Thalhah dan Aisyah ra dan datang pula dari para sahabat yang lain).

Jika malaikat tidak masuk ke dalam rumah, maka syaitanlah yang masuk adalah syaitan karena malaikat adalah tentara-tentara Allah SWT yang diutus untuk menjaga kaum mukminin dan menolak kemudharatan dari mereka. Termasuk kebodohan adalah jika seorang muslim mengusir malaikat dari rumahnya yang menyebabkan masuknya jin dan setan ke dalamnya. Maka makmurkanlah rumah itu dengan dzikir kepada Allah Subhanahu wata’ala, ibadah da membaca Al Qur'an.

Rasulullah SAW bersabda: “Janganlah kalian menjadikan rumah-rumah kalian seperti kuburan karena sesungguhnya setan itu lari dari rumah yang di dalamnya dibacakan Surat Al Baqarah." (HR. Muslim, Ahmad, Tirmidzi dan selainnya).


11. Pasar-pasar

Dari Salman ra, Rasulullah SAW bersabda yang artinya: “Janganlah engkau menjadi orang pertama yang masuk pasar jika engkau mampu & jangan pula menjadi orang paling terakhir yg keluar darinya pasar karena pasar itu adalah tempat peperangan para syaitan dan disanalah ditancapkan benderanya." (HR: Muslim)

Pasar merupakan tempat yg dibenci oleh Allah SWT. Rasulullah SAW bersabda yang artinya: “Tempat yang paling disukai oleh Allah adalah masjid dan tempat yang paling dibenci oleh Allah adalah Pasar / Swalayan". (HR : Muslim)

Demikianlah setan berkumpul di tempat-tempat yang di dalamnya gemar dilakukan perbuatan maksiat & kemungkaran.


12. Jin dan setan berkeliaran di jalan-jalan & lorong-lorong.

Dari Jabir ra, bahwa Rasulullah SAW bersabda yang artinya: “Jika telah datang malam, maka cegahlah anak-anak kalian untuk keluar karena sesungguhnya jin itu berkeliaran & melakukan penculikan. Matikan lentera di saat tidur karena sesungguhnya binatang fasik (tikus) itu kadang menarik sumbu lampu sehingga membakar penghuni rumah tersebut". (HR: Bukhari & Muslim).


Semoga bermanfaat ~!


Sumber : https://islam-inspirasiku.blogspot.com/2016/10/12-tempat-kesukaan-setan-dan-jin-kafir.html

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.