Latest Post

Ilustrasi

Polisi menangkap seorang guru honorer karena kedapatan mencuri uang sebesar Rp 10 juta di tempat kerjanya, SD Baiturrahman, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat. Menurut pelaku, uang tersebut dipakai untuk membeli pakaian, sendal, sepatu telepon seluler, dan ongkos mudik.
 
"Modus pelaku yang bekerja sebagai guru honorer SD Baiturrahman tersebut masuk ke ruangan tata usaha untuk mengambil uang honor akreditasi," kata Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat, Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus yang dikutip dari Antara, Jumat (23/6).

Yusri menuturkan, aksi kejahatan yang dilakukan inisial HA guru honorer itu terjadi, Selasa (20/6), saat pembagian uang honor akreditasi di ruang Tata Usaha SD Baiturrahman Jalan RE. Martadinata, Kota Tasikmalaya.

Pelaku warga Mangkubumi, Tasikmalaya itu menjalankan aksinya ketika bendahara sekolah sedang sibuk melayani guru lainnya. Saat itulah, uang dalam amplop di atas meja langsung diambil oleh pelaku.

"Pelaku langsung mengambil amplop yang berisi uang tunai Rp 10.800.000, kemudian dimasukan ke dalam tas milik pelaku," katanya.

Pihak sekolah selanjutnya melaporkan kasus kehilangan uang itu ke pihak kepolisian hingga akhirnya berhasil mengungkap pelakunya.

Kendati demikian, uang yang dicuri pelaku tersebut, kata Yusri, sebagian sudah digunakan pelaku untuk membayar utang, membeli baju, sepatu, sendal, dan satu buah telepon seluler merek Samsung.

"Uang tunai Rp 5 juta diberikan kepada istrinya, untuk saat ini istrinya sudah mudik ke Jawa Tengah," katanya.

Polisi selanjutnya menahan pelaku, kemudian mengamankan barang bukti uang sisa dari hasil pencurian sebesar Rp 2 juta, kemudian barang yang sudah dibeli pelaku menggunakan uang itu.

Source: brilio.net

Heboh dikira guru, kenalin Oza Moza si cewek cantik dari Karawang
Profesi sebenarnya apa ya?
 
Berawal dari foto seorang cewek mengenakan seragam batik biru tersebar di Twitter, banyak orang yang bertanya siapa sosok tersebut. Banyak yang mengira kalau cewek berseragam itu adalah seorang guru. Lantas para netizen pun ramai membicarakan sosok cewek cantik satu ini.

Hingga akhirnya misteri ini pun terungkap. Sosok berseragam batik biru ini ternyata bukan guru, melainkan PNS di Karawang. PNS cantik ini bernama Oza Moza, ia merupakan pegawai di Dinas Pertanian. Sosok cantiknya sebagai PNS ini pun langsung bikin penasaran banyak orang. Nah, kamu juga penasaran? Yuk intip foto-foto PNS cantik dari Karawang ini seperti brilio.net rangkum dari akun Instagram @mozakitty95, Minggu (18/6).


1. Berawal dari fotonya ini saat mengenakan seragam batik biru, ia sempat dikira guru.


2. Oza ternyata pegawai di Dinas Pertanian Kabupaten Karawang.


3. Sosoknya yang cantik ini tentu saja bikin semua orang penasaran.


4. Oza ternyata juga seorang model lho.


5. PNS Karawang ini pun langsung viral di media sosial karena paras cantiknya.


6. Oza memiliki paras yang cantik dan juga imut ya.


7. Kaos kuning jadi makin cantik nih..


8. Tenang, Oza belum menikah kok. Oza hanya menjadi model pakaian pengantin.



Source : Brilio.net
 

Menyewa Asisten Rumah Tangga (ART) di rumah memang mempermudah pemilik rumah. Dengan alasan sibuk bekerja dan keteteran dalam pekerjaan rumah, banyak orang memilih mengeluarkan uang lebih untuk menyewa jasa ART. Kisah ART ini ada yang berhasil dan ada juga yang sengsara karena majikannya tak baik.

Nah, beberapa waktu ini, dunia maya dihebohkan dengan foto unggahan salah seorang netizen soal ART asal Filipina. Foto tersebut menunjukkan perempuan ART tengah tertidur di sebuah lorong rumah. Setelah ditelusuri ternyata kejadian ini ada di Singapura.
foto: Facebook.com/Filipinos in Singapore

ART tertidur beralaskan kardus itu disebabkan karena sang majikan liburan dan melarangnya untuk tinggal di rumah. Tak hanya itu, sang majikan juga tega membiarkan ART tersebut tanpa bekal uang. Selama sang tuan tak di rumah, ia tak memiliki uang sepersen pun.

Foto ini pun mencuat di sebuah grup Facebook yang berisi kumpulan warga negara Filiphina yang berada di negara Singapura. Postingan foto tersebut sontak mendapat kecaman dari netizen. Mereka menyayangkan adanya kejadian yang kejam dan tidak manusiawi itu.

Sumber: brilio.net

Foto-foto ini dijamin bikin kamu tambah semangat bekerja dan mensyukuri apa yang kamu punya sekarang. Kamu mungkin sedang merasa letih dan tidak senang dengan pekerjaanmu saat ini. Apalagi jika rutinitasmu monoton dan tak ada tantangan pekerjaan yang membuatmu lebih bersemangat. Namun di balik profesimu sekarang, ada banyak orang di luar sana yang bekerja pada bidang yang terbilang ekstrem bahkan dianggap aneh oleh orang lain.

Siapa saja mereka dan apa saja sih, pekerjaannya? Dirangkum brilio.net dari emgn dan elitereaders, Minggu (25/6), berikut 15 pekerjaan ekstrem dan berat yang akan membuatmu lebih bersyukur.

1. Pelatih buaya harus siap menghibur banyak orang dalam atraksinya yang membahayakan bersama binatang reptil ini.


2. Lantai di bank sperma bisa sangat kotor dan lengket, jadi harus ada seseorang yang mau membersihkannya. Itulah tugas petugas kebersihan di bank sperma.

3. Petugas kebersihan tak hanya membersihkan TKP pembunuhan tapi juga membersihkan TKP kejahatan lain yang melibatkan darah hewan dan tumpahan bahan kimia.
 


 
4. Roadkill collector bertugas 24 jam untuk mengumpulkan dan membuang hewan yang mati oleh kendaraan bermotor di pinggir jalan.


 5. Petugas kebersihan sedang menyedot kotoran manusia dari toilet portabel.

 6. Menjadi seorang pelatih gajah juga harus mau melakukan pekerjaan yang nggak banget seperti menampung dan membersihkan kotorannya bahkan masuk ke dalam pantat gajah untuk menyuntikkan sperma.

 7. Potret seorang pria difabel tengah membersihkan jalan-jalan di Pasar Agora, Zamboanga Del Sur, Filipina.


8. Ya, ada orang yang bekerja sebagai tester makanan kucing. Mereka harus memegang, mencium dan mencoba makanan untuk kucing.


9. Orang yang bekerja sebagai pengetes deodoran harus mencium ketiak orang lain untuk memastikan produk deodoran yang ditesnya bekerja dengan baik.
 

10. Dalam inseminasi buatan, sperma hewan jantan harus dikeluarkan. Nah, tugas masturbator adalah menampung sperma hewan ke dalam wadah yang ujungnya menyerupai lubang kelamin hewan betina.
 

11. Petugas PLN dimana ya ini kira-kira? Tugasnya sangat berisiko kalau ada kabel yang putus ya?
 

 12. Pelatih buaya yang bertugas memberi makan buaya yang sedang kelaparan.

13. Pekerjaan sederhana tapi bisa berujung kerugian jika tak berhati-hati.

14. Tukang besi yang bertugas membongkar dan memasang batang baja untuk membuat struktur berdasarkan desain tertentu.


15. Potret pekerja pembersih got di Dhaka, Bangladesh. Pekerja ini hanya menggunakan tangan untuk menutup hidungnya saat berusaha menyelam di genangan air hitam pekat itu.



Source: brilio.net


Dinas Perhubungan Jawa Timur meminta masyarakat mewaspadai 14 titik rawan macet di wilayahnya pada musim arus mudik menjelang Lebaran 2017. Titik macet ini sebaiknya dihindari atau diwaspadai oleh pemudik.
 
"Ada 14 titik rawan macet yang sudah kami petakan dan berharap pengendara mewaspadainya," ujar Kepala Dinas Perhubungan Jatim Wahid Wahyudi ketika dikonfirmasi wartawan di Surabaya, Jumat (23/6).

Rinciannya, kata dia, titik rawan macet berada di Pasar Tanah Merah dan Pasar Blega, Kabupaten Bangkalan untuk wilayah Madura dan sekitarnya. Kemudian, untuk wilayah Pantai Utara (Pantura) yakni Pasar Babat dan Brondong di Kabupaten Lamongan, Duduk Sampeyan dan Jembatan Sembayat di Kabupaten Gresik, Pasar Baureno di Kabupaten Bojonegoro, Bangil-Kabupaten Pasuruan, Pasar Ranuyoso dan Pasar Pakes Wetan-Kabupaten Lumajang serta Pasir Putih-Kabupaten Situbondo.

Di jalur tengah yakni, Simpang Medaeng Sidoarjo, Kletek (Sidoarjo), jalur Purwosari-Karanglo-Kepanjang dan jalur Karanglo-Batu Malang, ditambah di Persimpangan Tol Pandaan Pasuruan.

"Di sini kemacetan mudah terjadi karena terdapat jalan untuk putar balik. Titik kemacetan juga terdapat di Pasar Lawang, Malang," ucapnya.

Berikutnya, Jalan Simpang 4 Kenanten-Kabupaten Mojokerto, Jembatan Kayen (exit tol)-Kabupaten Jombang, Jalan Simpang 3 Mengkreng (perbatasan Jombang-Kediri dan Kertosono) serta di ruas Nganjuk hingga Madiun yakni Guyangan-Bagor-Saradan-Caruban.

Lanjut dia, kemacetan di ruas Nganjuk hingga Madiun dikarenakan terdapat empat perlintasan kereta api, tikungan, tanjakan, dan kepadatan lalu lintas di dua Jalur, serta di simpang tiga Mengkreng yang terdapat perlintasan kereta api, jembatan menyempit, dan pedagang kaki lima.

Kendati demikian, di jalur tersebut kini telah dibuka ruas tol fungsional Wilangan-Caruban yang menghubungkan Kabupaten Nganjuk dengan Kabupaten Madiun sepanjang 18 kilometer.

Mantan Penjabat Bupati Lamongan itu menjelaskan bahwa penggunaan tol di ruas tersebut hanya digunakan dari barat (Caruban) ke timur (Wilangan) agar tidak ada "crossing" dengan jalan arteri primer.

"Sebab kalau memotong arteri maka ada penumpukan dan sangat rawan terhadap kecelakaan. Inilah mengapa jalur hanya digunakan searah, baik untuk arus mudik maupun balik," katanya dikutip Antara.

Tak itu saja, untuk jalur utama di wilayah Pantai Selatan titik rawan macetnya di Simpang 3 Jembatan Ngantru-Kabupaten Tulungagung.


 
Bencana alam, terutama yang memiliki skala besar, tentu telah mengubah hidup manusia. Hubungan antara kejadian dan perubahan di bidang sosial dan ekonomi benar-benar layaknya membentuk budaya baru.

Meski demikian, bencana alam dari tahun ke tahun yang selalu muncul, biasanya justru menghasilkan berbagai inovasi hebat yang membuat kita bisa sedikit melakukan antisipasi jika berbagai bencana yang tak bisa kita elakkan tersebut muncul.

Berikut beberapa bencana terhebat yang terjadi sepanjang sejarah. Oh iya, Indonesia masuk!


1. Letusan Danau Toba

Danau Toba yang kita kenal ada di Sumatera Utara, ternyata dulunya merupakan gunung berapi yang meletus sekitar 75.000 tahun yang lalu.

Letusan Toba sendiri digadang-gadang sebagai letusan terbesar dalam sejarah geologi, dengan dengan Indeks Ledakan Vulkanis mencapai angka 8, di mana itu adalah angka tertinggi. Letusan ini memuntahkan 2.800 kilometer kubik debu dan batuan ke atmosfer.

Saking kerasnya, letusan ini sedikit banyak telah dikaitkan dengan bagaimana garis keturunan dari nenek moyang kita terbentuk. Di era ini diperkirakan persilangan manusia turun drastis hingga DNA manusia proporsinya kecil dan tak beragam.
2. Letusan Minoa

Ketusan Minoa atau di dunia barat disebut The Thera dan juga Letusan Santorini, adalah letusan yang menghancurkan peradaban Minoa dan juga masyarakat Mediterania di masa itu. Letusan ini terjadi di 3.500 tahun yang lalu. Indeks letusannya berada di antara angka 6 dan 7, dan mendorong sekitar 60 kilometer kubik debu dan batu ke atmosfer.

Letusan ini berdampak munculnya tsunami pada daerah Akrotiri dan Crete, tempat tinggal masyarakat Minoa, Cyprus, Canaan, Yunani kuno, Mesir, dan laut Aegean.

Pasca bencana ini, terbentuklah peradaban maju pertama di daratan Yunani, dengan sistem kenegaraannya, organisasi gaya perkotaan, karya seni, serta karya tulis. Bencana ini menjadi langkah awal ke dunia modern dengan budaya dan perkembangan bahasa yang maju. Salah satunya adalah terbentuknya bahasal Koine dari Yunani, yang merupakan bahasa yang digunakan di Alkitab asli.

3. Angin Topan Bhola

Angin topan Bhola meluluhlantakkan pantai Bengal pada tahun 1970. Daerah tersebut dulu adalah Pakistan daerah timur yang kini menjadi Bangladesh. Badai tersebut membunuh lebih dari 500.000 orang, dengan gelombang yang menggenangi pulau dataran rendah di cekungan Gangga.

Ketika itu, Pakistan diperintah oleh junta militer yang dipimpin oleh Jenderal Yahya Khan. Parahnya, tanggapan mereka terhadap bencana ini sama sekali tak terorganisir, yang membuat banyak orang meninggal sia-sia karena menunggu bantuan.

Beberapa bulan pasca kejadian ini, berbagai kerusuhan sipil dan ketidak percayaan sipil pada pemerintah muncul. Akhirnya karena dipicu bencana ini, perang pembebasan Bangladesh pecah, dan berkembanglah menjadi perang Indo-Pakistan pada tahun 1971. Hal ini dikenal sebagai periode terburuk dalam dunia politik modern.
4. Letusan Kuwae

Kuwae adalah gunung berapi bawah laut dan kaldera di Vanuatu, kepulauan di Pasifik. Ini adalah salah satu daerah vulkanik paling aktif di dunia, dengan erupsi bawah laut yang sangat produktif. Bahkan, karena letusan-letusan di area ini, terbentuklah berbagai pulau kecil.

Namun ada letusan paling hebat yang terjadi di 1452 - 1453, yang menghancurkan pulau Kuwae, dan membentuk dua pulau kecil bernama Tongoa dan Epi, dengan kaldera sepanjang 12 kilometer dan 6 kilometer di antara kedua pulau tersebut.

Letusan tersebut melepaskan sekitar 39 kilometer kubik abu dan debu, serta pulau tersebut 'amblas' ke kedalaman 1.100 meter di bawah permukaan laut.
Ini adalah peristiwa vulkanik terbesar dalam 10.000 tahun terakhir.
5. Gempa Tangshan

Gempa Tangshan yang terjadi pada tanggal 28 Juli 1976, tercatat sebagai gempa paling mematikan nomor tiga dalam sejarah manusia.

Secara resmi, 240 ribu hingga 255 ribu orang terbunuh. Namun jika dikira-kira tanpa perhitungan resmi, ada 600 ribu hingga 700 ribu orang tewas dalam gempa tersebut. Kawasan ini sendiri merupakan kawasan pusat industri dengan kepadatan penduduk yang tinggi.
6. Letusan gunung Tambora

Letusan gunung Tambora yang terjadi di 1815 adalah letusan terbesar dalam sejarah peradaban modern dengan indeks 7. Dampak dari letusan ini terasa di seluruh dunia, hingga era tersebut dikenal sebagai "era tanpa musim panas."

Tambora yang terletak di NTB, adalah akhir dari era yang disebut "Zaman Es Kecil" di mana aktivitas solar menurun dan aktivitas vulkanis. Di zaman tersebut interaksi manusia terhadap iklim pun super minim.

Letusan Tambora adalah puncak dari berbagai letusan di tempat lain di berbagai belahan dunia, seperti di Gunung Awu di pulau Sangihe - Sulawesi Utara, Suwanosejima di Jepang, dan Mount Mayon di Filipina. Berbagai letusan ini menjadikan tahun 1810 jadi dekade terdingin sepanjang 500 tahun terakhir.

7. Gempa Lisbon

Gempa dan tsunami di Lisbon, Portugal, adalah salah satu gempa terbesar di sejarah modern. Gempa dan tsunami yang terjadi di tahun 1755 ini menghancurkan kota Lisbon dengan 100.000 orang terbunuh.

Dampak dari gempa ini adalah retakan sebesar 5 meter terbuka lebar di tengah kota. Korban selamat bergegas lari ke pelabuhan, yang akhirnya hanya membuat mereka disapu tsunami.

Gempa ini terasa hingga Finlandia, Greenland, Kepulauan Karibia di Amerika Tengah, serta Afrika Utara.

Gempa dan tsunami yang setara dengan Gempa Lisbon ini adalah tsunami di Samudera Hindia yang melanda Aceh di 2004 lalu.

8. Tsunami Aceh

Gempa dan tsunami Aceh yang tentu tak bisa lepas dari ingatan kita, adalah salah satu gempa dan tsunami terbesar sepanjang sejarah. Ini adalah gempa terbesar ketiga yang pernah direkam oleh seismograf, dengan durasi gempa terpanjang yang pernah diobservasi.

Gempa ini terjadi di 26 Desember 2004, dan berpusat di Samudera Hindia. Daerah paling dekat dengan epicentrum gempa adalah pulau Simeuleue, yang hanya 60 kilometer saja dari pusat gempa. Meski demikian, hanya 6 orang meninggal di sana. Di Banda Aceh yang letaknya 250 kilometer dari pusat gempa, mengalami kerusakan paling parah.

Tsunami ini menyerang banyak sekali negara seperti Indonesia, Sri Lanka, India, Thailand, Maladewa, Malaysia, Madagascar, Somalia, Kenya, Tanzania, dan Afrika Selatan. Secara total, dilansir dari US Geological Survey, disebut ada 227.898 orang meninggal dunia, dengan Indonesia adalah korban terbanyak yakni 170.000. Pemerintah Indonesia melalui Kemenkes menyebut ada 220.000 korban dari Indonesia sendiri.

source: merdeka.com






Artis peran Arumi Bachsin pernah diterpa masalah hingga membuatnya cukup tertekan di tahun 2011.
 
Saat itu, ia diberitakan kabur dari rumah untuk menghindari kedua orangtuanya, Rudi Bachsin dan Maria Lilian Pesch.

Dilansir dari Wartakota.com, hal itu dipicu oleh masalah internal keluarga.

Kedua orangtua Arumi tak senang jika putri mereka berpacaran dengan aktor asal Malaysia, Miller.

Arumi yang dalam keadaan depresi, memilih kabur dan akhirnya tinggal di rumah singgah di kawasan Cipayung, Jakarta Timur.

Saking depresinya, Arumi disebut beberapa kali melakukan percobaan bunuh diri.

“Dia sempat beberapa kali mau bunuh diri, tapi untungnya kini dia dilindungi oleh LPSK (Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban),” kata Dr Teguh Soedarsono, S IK S H MSi, penanggung Jawab Bidang Hukum, Diseminasi dan Humas LPSK saat itu.

“Dia mengalami traumatik yang sangat hebat sehingga psikisnya terganggu.”

“Bahkan Arumi sampai takut untuk ketemu orangtuanya,” lanjut Teguh kepada Nova.id pada 2011 silam.

Setelah itu, pada 30 Agustus 2013, artis yang mengawali karier sebagai model itu dikabarkan menikah dengan Emil Dardak.

Kehidupan Arumi pun kian berubah semenjak suaminya terpilih menjadi Bupati Trenggalek, Jawa Timur pada 2016 lalu.

Lantas seperti apa Arumi sekarang?

Simak selengkapnya!

1. Berpakaian tertutup
 
Menjadi istri bupati tampaknya membuat Arumi berpenampilan tak lagi seperti saat masih single.

Dalam akun Instagram Arumi, @arumi_arumi_94, ia kerap mengunggah foto mengenakan busana tertutup.

2. Jadi ibu rumah tangga

Menjadi ibu di usia muda memang tidak mudah.

Di usianya yang masih 23 tahun, Arumi sudah memiliki dua orang anak yang bernama Lakeisha Ariestia Dardak dan Alkeinan Mahsyir Putro Dardak.

Kendati demikian, Arumi terlihat bahagia merawat dan mendidik kedua buah hatinya.

Hal tersebut tampak pada unggahan saat mengajari putrinya  salat.

Tak hanya itu Arumi juga mendampingi anaknya belajar.

"kapanpun dan dimanapun mendidik anak bisa menjadi aktifitas yang menyenangkan. . kali ini karena Keisha makan siangnya uring2an jadilah kita mengalihkan perhatiannya dengan belajar menggambar dan menulis, akhirnya Keisha pun makan sampai habis.. sekali tepuk 2 nyamuk tertangkap" tulis Arumi mengiri unggahan tersebut.
 
3. Sangat mencintai anak

 
 
Meski masih muda, rupa jiwa keibuan Arumi telah tumbuh.

Wajar saja sebagai ibu, ia sangat mencintai buah hatinya.

Sampai-sampai ia kerap mengunggah momen kebersamaannya dengan sang buah hati.

Ia pun menambahkan simbol hati dalam keterangan fotonya.

4. Tetap cantik walaupun sudah dua kali melahirkan

Terkadang seorang perempuan yang sudah melahirkan, akan mengalami perubahan fisik, tetapi Arumi masih tampak ramping dan cantik.


5. Sederhana

Arumi terbilang suskes di industri hiburan tanah air.

Ditambah lagi, ia kini menjadi seorang istri pejabat.

Namun, hal paling tak terduga ialah soal kehidupannya yang tampak sederhana.

Ketika berada dirumah, ia terlihat hanya mengenakan kaus dan celana sederhana.


Bahkan, Arumi sama sekali tidak menggunakan aksesoris maupun perhiasan.

Ia juga tampak tak sungkan ketika duduk di atas lantai tanpa alas.

Tak hanya itu, ia pun tak sungkan berkumpul dengan rekan suaminya dengan gaya penuh kesederhanaan.
 
Bagaimana? sudah cukup mengobati kangenmu para penggemar Arumi?

Source: tribunnews.com


Prilly Latuconsina berencana liburan ke Korea. Namun, rencana tersebut batal. 

Sang ayah tak mengizinkannya liburan ke Negeri Gingseng tersebut.
"Kalau ke Korea, saya khawatir salatnya susah," ucap ayahanda Prilly, saat ditemui di kawasan BSD City, Tangerang Selatan, Minggu (25/6/2017).

Menurut ayahanda Prilly, di Korea tidak ada azan sebagai penanda waktu salat.

"Jadi, saya pikir, di sini sajalah (liburannya). Toh, di Indonesia juga banyak tempat yang bagus,"  lanjutnya.(*)

source: tribunnews.com


Hijabers, Pakaianmu percaya nggak kalau pakaian kamu pemicu kecelakaan berkendara?
 
Kalau kamu nggak percaya, simak penuturan Sari Ramadeni.

Bahkan beberapa waktu lalu, berita hoax dari hijabers ini meninggal dunia.
Itu gara-gara unggahan foto dirinya yang tergeletak dipinggir jalan, setelah terjatuh dari motor ojek online yang ditumpanginya.

Berita hoax itu kemudian diklarifikasi, seperti ini.
"Saya ingin meluruskan berita yg belakangan ini beredar di dunia maya yang mengatakan bahwa saya korban terjatuh dari gojek hingga meninggal dunia," tulis Sari Ramadeni dalam akun instagramnya @sariramadenii, Rabu (15/3/2017)

Nggak meninggal, tapi akibat kecelakaan itu Sari Ramadeni mengalami patah tulang Clavicula bagian kiri dan luka sobek di bagian muka.

Kronologinya kecelakaan yang menimpanya saat sedang melakukan perjalanan menggunakan ojek online menuju Gedung Smesco, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan.

Saat saya hendak pergi ke kajian islami pada minggu pagi itu menggunakan gojek menuju Gedung Smesco.

Pakaian syar'i yang saya kenakan terlilit ke gir motor.
Hal itu yang kemudian membuatnya terjatuh dari motor dan mengalami patah tulang.

Padahal pakaian sudah saya gulung rapi agar tidak terjerat rantai.

Lebih menyedihkan yang dialami keluarga besar Dr. Pungki Suharto di Surabaya, Jatim.

Kejadiannya kurang lebih sama dengan yang dialami Sari Ramadeni.

diceritakan bahwa ketika dibonceng motor jenis bebek, baju muslim ibu mertuanya tersangkut rantai.

Sang ibu mertua terjatuh dari motor dengan helm yang terlepas.

Akibat dari itu, ibu metua dokter umum di daerah Wonokromo itu meninggal dunia.(*)


Seorang suami mengadukan apa yang ia rasakan kepada seorang Syekh.

Dia berkata: “Ketika aku mengagumi calon istriku seolah-olah dalam pandanganku Allah tidak menciptakan perempuan yang lebih cantik darinya di dunia ini.

Ketika aku sudah meminangnya, aku melihat banyak perempuan seperti dia.
Ketika aku sudah menikahinya aku lihat banyak perempuan yang jauh lebih cantik dari dirinya.

Ketika sudah berlalu beberapa tahun pernikahan kami, aku melihat seluruh perempuan lebih manis dari pada istriku.”

Syekh berkata:
“Apakah engkau tahu, ada yang jauh lebih parah daripada yang engkau alami saat ini!?”

Laki-laki penanya: “Iya, mau.”

Syekh: “Sekalipun engkau mengawini seluruh perempuan yang ada di dunia ini, pasti anjing-anjing yang berkeliaran di jalanan itu lebih cantik dalam pandanganmu dari pada wanita manapun.”

Laki-laki penanya itu tersenyum masam, lalu ia berujar: “Kenapa tuan Syekh berkata demikian?”

Syekh itu melanjutkan: “Masalah sesungguhnya bukan terletak pada istrimu, tapi terletak pada hati rakusmu dan mata keranjangmu.

Mata manusia tidak akan pernah puas, kecuali jika sudah tertutup tanah kuburan.”

Rasulullah bersabda:
“Andaikan anak Adam itu memiliki lembah penuh berisi emas pasti ia akan menginginkan lembah kedua, dan tidak akan ada yang bisa memenuhi mulutnya kecuali tanah. Dan Allah akan menerima taubat siapa yang mau bertaubat”.

Lalu Syekh itu bertanya, “Apakah engkau ingin istrimu kembali seperti dulu, menjadi wanita terindah di dunia ini?”

“Iya Syekh,” jawab lelaki itu dengan perasaan tak menentu.

Syekh: “Pejamkanlah matamu dari hal-hal yang haram, ketahuilah, orang yang merasa cukup dengan suatu yang halal, maka dia akan diberi kenikmatan yang sempurna di dalam barang halal tersebut. 



SETIAP masyarakat dalam suatu daerah pasti punya caranya masing-masing agar ibadah yang mereka jalankan pada bulan puasa tetap berjalan dengan lancar dan maksimal, begitu pula dengan masyarakat Gorontalo yang mayoritas penduduknya adalah penganut agama Islam.

Berdasarkan buku “Kota Gorontalo dalam Angka Tahun 2008”, yang dikeluarkan oleh pemerintah provinsi Gorontalo, pada tahun 2008, penganut agama Islam di Gorontalo sebesar 157. 074 orang. Wajar jika khasanah Islam masih sangat kental.

Saat bulan puasa tiba, masyarakat Gorontalo pada jaman dahulu biasa menjalankan tradisi pasang lampu atau bahasa Gorontalo-nya, Tumbilotohe. Tradisi ini diperkirakan sudah ada sejak abad ke 15 M dan berawal dari keadaan Kota Gorontalo yang pada waktu itu gelap gulita karena belum dimasuki listrik, sehingga masyarakat Gorontalo yang ingin melaksanakan shalat Tarawih ke Mesjid dan menyerahkan zakat fitrah pada malam hari harus memerlukan penerangan atau lampu.

Lampu yang digunakan untuk dibawa ke mesjid pun pada waktu itu masih sangat tradisional, yaitu berasal dari damar, getah pohon yang mampu menyala dalam waktu lama kemudian dibungkus dengan janur dan diletakkan di atas kayu.

Pada jaman dahulu, lampu yang ada sesuai dengan jumlah anggota keluarga, jadi setiap anggota keluarga punya lampunya masing-masing. Pada saat ini, lampu yang digunakan umumnya terbuat dari botol atau kaleng bekas yang bagian tutupnya di pasangi sumbu kompor. Dan biasanya, lampu-lampu tersebut di pasang di depan rumah, di jalan-jalan, di lahan-lahan kosong nan luas, di alikusu atau kerangka pintu gerbang khas Gorontalo dan di perahu (atau yang biasa di sebut dengan Tumbilotohe Tobulotu atau pasang lampu di perahu). Agar terlihat lebih unik dan kreatif, lampu-lampu yang di pasang oleh masyarakat.

Namun menurut Rumu Tilolango, warga asal Tanggidaa, Gorontalo Selatan,  mengaku, seiring  perkembangan jaman, lampu yang ada diganti dengan lampu minyak kelapa (disebut dengan padamala) yang bahan bakarnya terdiri dari air yang diberi pewarna, minyak kelapa dan sumbunya dari kapas (sekarang sumbu kompor), biasanya ditempatkan dalam wadah kecil seukuran cangkir.

Biasanya, lampu dibentuk gambar masjid, rumah, tulisan-tulisan seperti ucapan selamat idul fitri, dan lain-lain.

Menurut Juliana Alicia Hadju, warga asal Moodu, Gorontalo Timur, bagi masyarakat Gorontalo, Tumbilotohe mengandung makna yang mengisyaratkan bahwa lampu yang dipasang sebagai harapan untuk mendapatkan berkah pada malam Lailatul Qadr atau pada 10 malam hari terakhir bulan Ramadhan.
“Masyarakat Gorontalo percaya dengan tradisi tersebut,” ujarnya.

Menurut kebiasaan masyarakat, sebelum menyalakan lampu, masing-masing masyarakat Gorontalo biasanya membaca surat al-Qadr.

Rusli Arkanie, salah satu Imam Masjid al-Anshor Heledulaa-Limba,  mengatakan bahwa Tumbilotohe diadakan memang untuk menyambut malam Lailatul Qadr.
“Jadi suasananya harus terang benderang,” ujarnya.

Sementara itu, dalam kalangan NU Gorontalo, biasanya menyebutkan nama 4 Khulafaurrasyidin secara urut terlebih dahulu baru membaca surat al-Qadr, gunanya untuk menghargai mereka.

Dari jaman dahulu sampai sekarang, tradisi unik ini biasa dilaksanakan setiap tiga hari atau empat hari sebelum hari Raya Idul Fitri, tepatnya pada malam ke-27 sampai ke-30 Ramadhan (atau disesuaikan dengan kemampuan finansial dari masyarakat Gorontalo sendiri).

Sebagaimana hal ini pernah diungkapkan oleh Kasman Abbas, Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat kelurahan Limba.

Kasman juga mengungkapkan bahwa manfaat dari tradisi Tumbilotohe ini karena ingin melestarikan budaya Gorontalo, meningkatkan pariwisata malam, dan manfaat dari sisi religiusnya karena menyambut malam Lailatul Qadr.

Pada malam Tumbilotohe, biasanya akan selalu ada orang-orang Gorontalo yang akan meminta zakati (uang) dari rumah ke rumah penduduk. Hal ini mungkin dikarenakan, orang-orang Gorontalo percaya bahwa mereka akan mendapatkan berkah pada malam Lailatul Qadr.

Ratusan Tahun

Meski Gorontalo baru berusia 10 tahun menjadi sebuah provinsi, tetapi tradisi Tumbilotohe ini sudah berusia lebih dari ratusan tahun dan selalu dijalankan oleh masyarakat Gorontalo. Sebagaimana hal ini juga pernah diungkapkan oleh Najib Sulaiman, Kepala Seksi Seni Tradisi dan Pertunjukkan Dinas Pariwisata Provinsi Gorontalo.

Najib mengungkapkan,  tradisi ini memang sudah ada sejak lama. Seiring dengan berjalannya waktu, oleh pemerintah setempat, tradisi ini berubah menjadi festival budaya dan menjadi salah satu daya tarik dari kota Gorontalo sejak 10 tahun terakhir.
 
Selain dengan lampu botol, masyarakat Gorontalo dalam tradisi Tumbilotohe biasa menggunakan Moronggo (obor) yang terbuat dari bambu kuning berdiameter kecil, sedang atau besar yang di isi dengan minyak tanah dan sumbu yang terbuat dari kain atau sabut kelapa kering.

Ada juga tonggolo’opo atau lampion bambu yang terbuat dari bambu besar yang ujungnya di belah sesuai dengan besarnya bambu dan di dalamnya di letakkan batok kelapa sehingga membentuk jari-jari yang nantinya akan di isi dengan kertas warna warni dan di dalamnya di pasang lampu botol.

Selain itu, ada juga alikusu atau kerangka pintu gerbang yang terbuat dari bambu kuning, pohon pisang, dan daun kelapa muda yang dibuat janur, dan bunggo atau mainan meriam bambu yang juga selalu digunakan oleh anak-anak muda Gorontalo saat tradisi Tumbilotohe ini masih berlangsung.

Saat saya menyusuri jalan-jalan di kota Gorontalo Jum’at malam, (26/08/2011), kepadatan dan kemacetan sangat terasa sekali, orang-orang di Gorontalo rela bermacet-macet ria hanya untuk menyaksikan tradisi Tumbilotohe yang hanya di adakan sekali dalam setahun.

Yang menarik adalah, saat menyaksikan kreatifitas dari teman-teman mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Negeri Gorontalo yang mengadakan tradisi Tumbilotohe dengan gaya mereka sendiri, yaitu dengan memasang lampion merah besar bergambar tengkorak dan memasang banyak lampu minyak tanah di sebuah lahan kosong di depan SMP Negeri 3 Gorontalo.

Ramdan, Sekretaris Umum dari acara tersebut mengatakan bahwa tradisi Tumbilotohe ala Mahasiswa Teknik UNG ini sudah mereka jalankan sejak tahun 2008 yang lalu.

Selain itu, kampanye dalam tradisi Tumbilotohe juga sangat terasa, dimana hal ini saya dapatkan saat melihat poster besar berisikan foto salah satu pasangan Cagub dan Cawagub di sebuah lahan kosong di area Tanggidaa dengan ucapan selamat idul fitri beserta hiasan lampu, padahal PILKADA masih sekitar 3 bulan lagi.

Pada tahun 2007, tradisi Tumbilotohe ini juga pernah masuk dalam rekor MURI sebagai rekor penyalaan lampu minyak terbanyak, karena lebih dari 5 juta lampu botol dinyalakan di Gorontalo.

Pada saat ini, tradisi Tumbilotohe sudah dijadikan sebagai ajang lomba oleh pemerintah kota. Setiap tahunnya pemerintah selalu menilai desa mana saja yang paling kreatif dan paling meriah dalam Tumbilotohe-nya.

Mudah-mudahan, tradisi masyarakat Gorontalo ini dijalankan dengan harapan bisa sungguh-sungguh mengambil hikmah yang terkandung dalam Tumbilotohe, bahwa dalam menjalani kehidupan ini kita memang perlu penerang (petunjuk) dari Sang Pemilik Cahaya sebagaimana masyarakat Gorontalo percaya bahwa pada saat menyalakan lampu, mereka mendapatkan berkah pada malam Lailatul Qadr.

Bukan tradisi yang diadakan sekedar untuk bersenang-senang tapi juga sebagai muhasabah untuk masyarakat Gorontalo di tiga malam terakhir bulan Ramadhan ini.
 
Wallahu’alam.*/Sarah Mantovani, Gorontalo
Rep: Admin Hidcom
Editor: Cholis Akbar

telah dipublish oleh hidayatullah.com
dengan judul "Tumbilotohe: Tradisi Malam Lailatul Qadr ala Gorontalo"
 

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.